Bengkulu Tengah,jejakkasus.site – Selasa, 3 Febuari 2026, Masyarkat daerah pemilihan (Dapil) 3 DPRD, khususnya Kecamatan pematang tiga Kabupaten bengkulu tengah Provinsi Bengkulu, kembali menelan rasa kekecewaan bagi masyarakat khususnya kecamatan Pematang Tiga.
Disa’at awak media mau konfirmasi dengan SEKDA benteng Atas nama Tomi Marisi, mewakili Bupati Rachmat Rianto acara MUSREMBANGCAM, di lihat dari atas tempat selesai nya acara musrenbang beliau sudah langsung menuju mobil, berjalan dan berangkat pulang mungkin ada perjalanan ketempat acara yang lain atau mungkin kekantor dinas, pada sa’at itu juga kami berdua dengan motor bersama kepala KUA kecamatan pematang tiga tidak dapat mengejar lagi, soalnya mobil SEKDA sangat kencang dan cepat, kembali ke acara MUSREMBANG kecamatan.
Mirisnya, sikap kekecewaan ini, karena ketidak hadirannya anggota DPRD Bengkulu Tengah “raib” entah mengapa, kembali apsen dalam agenda pelaksanaan Musyawarah Rencana Pembangunan kecamatan (Musrenbangcam) Kecamatan pematang Tiga TA 2026, pada Senin tanggal 3 Pebruari 2026.
Parahnya sudah tiga tahun belakangan ini, tak sekali pun anggota legislatif Dapil lll yang bisa melanjutkan pembangunan jalan kabupaten dari desa talang tengah menuju desa kota titik, desa talang panjang kalau di cek jalan menuju dua desa itu sangat – sangat tidak di perhatikan seperti seperti apa yang diharapkan oleh masyarakat, sudah beberpa tahun yang lalu setiap tahun di usulkan, malah hasil nya nihil.
Saya selaku kepala desa kota titik sudah setiap kali MUSREMBANGCAM di usulkan tapi untuk tahun ini saya tidak mengajukan soal nya sudah tiga tahun terakhir ini kami setiap Musrenbangcam trus kami ajukan proposal kepihak pemerintah kabupaten, dengan hasil masih nol atau hasil nya nihil. Ungkap kades.

Dikonfirmasi diruang kerja Camat, kepada wartawan, “MADES”, membenarkan bahwa dalam kegiatan MUSREMBANGCAM bertempat di kantor camat pematang tiga bahwa kami sudah memberi pemberitahuan melalui bentuk undangan ke staf kantor DPRD Bengkulu Tengah dan di trima oleh staf penerimaan surat di depan kantor DPRD.
Kata staf kecamatan pematang tiga yang dipanggil oleh camat membenarkan undangan diberikan kepada staf DPRD Bengkulu Tengah, jelasnya.
Salah satu kades di kecamatan pematang tiga yang tak mau di sebut nama nya, menyayangkan dengan ketidakhadiran anggota legislatif dalam agenda musrenbangcam hari ini, Selasa 3 Febuari 2026, dan bagaimana caranya aspirasi masyarakat untuk bisa dipaparkan kepada pihak komisi DPRD dapil lll. Katanya
“Tentu kita sangat berharap dan menyayangkan atas ketidahadiran mereka (anggota DPRD) disini hari ini, Seharusnya usulan masyarakat tadi bisa langsung DPRD bawak keruangan kerjanya, ketika diwawancarai usai kegiatan.
Di dalam agenda rutin tahunan Transpormasi Ekonomi yang Mendukung Pertumbuhan Ekonomi dalam daerah dan Kesejahteraan bagi Masyarakat”. Ini sebenarnya bisa menjadi ajang untuk anggota DPRD lebih eksis dan menunjukkan eksistensinya di tengah masyarakatnya dalam memperjuangkan usulan-usulan masyarakat, yang sudah menjadi tugas dan tanggung jawab wakil rakyat. Ucap salah satu toko masyarakat.

Momen seperti ini seharusnya anggota DPRD turut hadir untuk menggiring dari pada hasil musrenbangcam ke tingkat kabupaten nantinya, Cetusnya.
Menurutnya, upaya tersebut berguna supaya usulan yang sudah menjadi prioritas masyarakat dapat diperjuangkan langsung oleh anggota dewan dan usulan itu dapat diaplikasikan di masing-masing Dapil dewan, sesuai dengan penyampaian pak Bupati Rachmat Rianto, “tidak ada jalan tidak mulus”.
“Mungkin dengan ketidak hadiran anggota DPRD dapil lll khusunya Kecamatan pematang tiga hari ini, karena ada urusan lainnya yang lebih penting, seperti DPRD atas nama Sili “saya tadi badan kurang enak”kata nya, dikonfirmasi lewat telepon WhatsApp, sehingga beliau berhalangan tapi untuk DPRD dapil lll atau yang lain saya tidak tau, kapan bisa hadir untuk masyarakat…!??,” jelasnya.
Terpisah oleh itu saya selaku camat pematang tiga ini, entah ada apa anggota DPRD dapil 3 kecamatan pematang tiga ini tak datang, apakah mereka dinas luar alias DL. Ungkap nya Mades
Ia menilai, ketidakhadiran wakil legislatif dapil pematang tiga dalam agenda tahunan ini malah memunculkan stigma negatif di masyarakat.
Mengapa tidak, dengan kondisi seperti ini kedepan bakal memantik krisis kepercayaan masyarakat terhadap para anggota dewan.
Iwandi.






