Menu

Mode Gelap

Uncategorized

Di mintai tanggapan terkait realisasi dana ketahan pangan BUMDES Arta guna , kepala pekon Wates , Pringsewu bungkam


 Di mintai tanggapan terkait realisasi dana ketahan pangan BUMDES Arta guna , kepala pekon Wates , Pringsewu bungkam Perbesar

 

Pringsewu .
Kepala pekon (kakon) Wates ,kecamatan Gadingrejo ,kabupaten Pringsewu Surya Dwi Saputra (SDS) saat diminta tanggapannya terkait realisasi dana ketahanan pangan dipakai membuat kandang sapi senilai Rp 100,000,000,- dan 3 ekor sapi uang hasil pinjam sebesar Rp 30,000,000,- dari bendahara BUMDes Arta Guna Mei Mitasari ,pasca dirinya berjanji akan memberikan tanggapan setelah sampai di rumah ternyata sampai hari ini Senin (30/03/2026) tetap bungkam

Berbagai pihak telah memberikan keterangan,dari mulai sabar penunggu kandang ,sekon Wates ,Mei Mitasari ,direktur BUMDes Turijo dan masyarakat kepada media ini namun sebagai Komisaris BUMDes Arta Guna SBS yang juga sebagai kakon Wates yang disebut sebut oleh direktur BUMDes mengetahui aliran dana tersebut dan pernah mengatakan membangun kandang sapi menghabiskan anggaran sebesar Rp 100,000,000,- bahkan pernah mengatakan menghabiskan anggaran Rp 140,000,000,- tersebut ,SBS tak lagi bersuara .

“Kalau kami menunggu laporan saja ,lebih jelasnya tanya sama pak kakonnya ” tutur direktur BUMDes Arta Guna Turijo dua hari yang lalu

Sebagai direktur BUMDes Arta Guna Turijo sendiri pernah mengeluhkan persoalan pakan sapi tersebut

“Untuk beli pakan sapi saja saya harus nyari utangan karena tidak ada dananya sama sekali” keluhnya beberapa waktu yang lalu pada wartawan .

Bendahara BUMDes Arta Guna Mei Mitasari mengaku pernah diberikan masukan oleh seseorang yang cukup dekat dengannya agar mengundurkan diri sebagai bendahara BUMDes Arta Guna karena anggaran terlalu besar dan mengkuatirkan dirinya terlibat jika ada persoalan hukum

“Ini anggarannya terlalu besar ,kalau bisa sampaian mengundurkan diri saja ” ungkap Mei Mitasari pada wartawan beberapa waktu yang lalu .

Bahkan tokoh masyarakat Wates yang enggan ditulis jati dirinya Senin (30/03/2026)mengatakan siap bertaruh untuk menghitung apa benar membangun kandang sapi sebesar itu menghabiskan anggaran Rp 100,000,000,+ sampai Rp 130,000,000,-

“Saya siap bertaruh untuk menghitung berapa habisnya membuat kandang sapi seperti itu,kandang seperti itu masyarakat saja gampang untuk menghitungnya berapa anggaran yang dihabiskan “pungkasnya.

Artikel ini telah dibaca 15 kali

Baca Lainnya

Oknum anggota Polsek labuhan ratu dan Kadus terlibat pengukuran tanah bermasalah di Lampung timur

11 April 2026 - 12:50

Anggaran tahun 2025 sekretariat DPRD Pringsewu dinilai tidak jelas , DPC Aswin berikan kritik keras

11 April 2026 - 09:41

Warga lolawangan resah , praktik judi sabung ayam dan cap jiki di duga bebas beroperasi tiap hari

10 April 2026 - 16:59

Tahap ll kasus kades Akhmad Dwi Setiyono , tim pengacara siap hadapi laporan pasal 471 dan 521 KUHP

9 April 2026 - 17:28

Persit Kodam XXI/Radin Inten Dorong UMKM Lokal Naik Kelas, Dukung UMKM Sebagai Bentuk Kontribusi Nyata Dalam Memperkuat Perekonomian Nasional

8 April 2026 - 12:35

DPC Aswin Pringsewu seret DPRD ke uu kip, bongkar dugaan pemborosan anggaran publik

6 April 2026 - 19:15

Trending di Uncategorized