Menu

Mode Gelap

Daerah

Cetak Sejarah! PAD Jember Tembus 1 Triliun, Gus Fawait Fokus Proteksi Ekonomi Rakyat Kecil


 Cetak Sejarah! PAD Jember Tembus 1 Triliun, Gus Fawait Fokus Proteksi Ekonomi Rakyat Kecil Perbesar

Jember,jejakkasus.site – Pemerintah Kabupaten Jember melalui Badan Pendapatan Daerah Kabupaten Jember menggelar konferensi pers terkait PAD Kabupaten Jember pertama kali mencapai 1 triliun rupiah Tahun 2025. Tepatnya, di Aula Kantor Badan Pendapatan Daerah (Bapenda), Selasa (6/1/2025).

Kabupaten Jember mencatatkan pencapaian fiskal yang luar biasa di bawah kepemimpinan Bupati Jember, Gus Fawait. Untuk pertama kalinya dalam sejarah kabupaten, Pendapatan Asli Daerah (PAD) Jember berhasil menembus angka sebesar Rp1.024 triliun.

Angka ini menunjukkan dramatis dibandingkan periode sebelumnya yang berada di kisaran Rp 774 miliar. Secara persentase, Jember mengalami kenaikan PAD sebesar 32,36 persen, sebuah lompatan besar yang mengundang apresiasi luas dari berbagai pihak.

Bupati Jember, Gus Fawait, menegaskan bahwa peningkatan pendapatan daerah yang signifikan ini tidak diperoleh dengan cara menaikkan beban pajak kepada masyarakat. Sebaliknya, pemerintah daerah justru melakukan relaksasi fiskal di beberapa sektor kunci.

“Kenaikan ini patut kita banggakan karena dicapai tanpa menaikkan pajak. Justru, kami menurunkan beberapa pungutan, seperti retribusi pasar tradisional,” ujar Gus Fawait dalam Berbagainya.

Langkah ini diambil sebagai bentuk implementasi filosofi keberpihakan kepada wong cilik atau masyarakat kecil, yang sejalan dengan arahan Presiden Prabowo Subianto. Gus Fawait menekankan bahwa pedagang pasar tradisional dan pelaku sektor informal adalah pilar yang menyelamatkan ekonomi nasional di tengah berbagai krisis, mulai krisis moneter 1998, krisis global 2008, hingga pandemi Covid-19.

Sebagai strategi untuk menjaga stabilitas dan pemerataan perekonomian, Pemkab Jember meluncurkan berbagai program penguatan sektor informal. Di antaranya, gerobak cinta melalui mlijo cinta dan pengembangan food street.

Gus Fawait menggarisbawahi bahwa fokus pemerintah bukan sekedar mencapai angka pertumbuhan, melainkan memastikan adanya pemerataan. Menurut dia, hakikat pembangunan di Jember harus menyentuh masyarakat desa dan sektor-sektor kecil yang selama ini sering terabaikan.

“Filosofi kami jelas. Yang kecil harus kita lindungi dan yang besar harus kita ayomi. Keberhasilan menembus angka Rp 1 triliun ini adalah prestasi kolektif seluruh elemen di Kabupaten Jember,” tutupnya.

Pewarta: Komaidi.

Artikel ini telah dibaca 6 kali

Baca Lainnya

Nihan Warga Kebonagung Jadi Korban Mafia Tanah

31 March 2026 - 16:51

Terima LHP dari BPK RI, Bupati Bengkulu Utara Optimis Tata Kelola Keuangan Semakin Baik

13 February 2026 - 04:06

Bupati Bengkulu Utara Turun ke Lapangan Bersama Forkopimda, Pantau Harga Sembako, Pastikan Stock Sembako Aman Menjelang Bulan Ramadhan

11 February 2026 - 17:14

SK Terbit, Gaji Mandek: PPPK Tabanan Diangkat 2025, Hak Belum Dibayar

11 February 2026 - 10:10

“Kalau Berani, Tutup Semua!” Pengurus Tajen BB Agung Tantang Media, Akui 12 Titik Judi Aman di Jembrana

10 February 2026 - 22:24

Perkuat Sinergi, Bupati Bengkulu Utara Sambut Kalapas Argamakmur

10 February 2026 - 09:56

Trending di Daerah