1
1
Bengkulu,jejakkasus.site – Rabu 13 mei 2026, Hari ketiga acara Persit Bisa 2 berlangsung semakin semarak dengan rangkaian kegiatan yang menarik dan inspiratif. Sejak pagi, jumlah pengunjung terlihat meningkat dibandingkan hari-hari sebelumnya. Area pameran pun mulai dipadati oleh masyarakat yang antusias menyaksikan sekaligus mengikuti berbagai agenda yang telah disiapkan oleh panitia.
Salah satu booth yang tetap menjadi pusat perhatian adalah booth Batik ChaCha Mentari. Hingga hari ketiga, booth ini masih ramai dikunjungi oleh para pecinta batik yang tertarik dengan koleksi yang ditawarkan. Keberagaman motif serta kualitas bahan yang nyaman membuat banyak pengunjung tidak ragu untuk membeli. Penjualan pun terbilang sangat memuaskan, karena hampir setiap pengunjung yang datang tertarik membawa pulang produk tersebut. Selain itu, interaksi hangat antara penjaga booth dan pengunjung turut menciptakan pengalaman berbelanja yang menyenangkan.
Tidak hanya berfokus pada penjualan produk, hari ketiga pameran juga dimeriahkan dengan berbagai kegiatan menarik. Salah satunya adalah talkshow dari Kementerian Ekonomi Kreatif (EKRAF) yang membahas pengembangan industri kreatif, peluang usaha, serta pentingnya inovasi dalam menghadapi persaingan pasar. Para peserta terlihat antusias mengikuti sesi ini karena memberikan wawasan baru yang bermanfaat, khususnya bagi pelaku UMKM.
Selain talkshow, kegiatan yang tak kalah menarik adalah pemilihan busana terbaik bagi para pengunjung. Acara ini mengajak audiens untuk tampil percaya diri dengan gaya busana terbaik mereka. Beragam outfit, mulai dari sentuhan tradisional hingga modern, menghiasi area pameran. Momen ini tidak hanya menambah keseruan, tetapi juga menjadi ajang apresiasi terhadap kreativitas dalam berbusana. Para peserta terpilih pun mendapatkan perhatian khusus yang semakin memeriahkan suasana.
Namun, salah satu acara yang paling dinantikan adalah fashion show para ibu ketua daerah. Dalam peragaan tersebut, masing-masing tampil anggun mengenakan busana khas Nusantara yang merepresentasikan identitas budaya daerahnya. Setiap penampilan memiliki keunikan tersendiri, baik dari segi motif, warna, maupun aksesori yang memperkuat karakter busana. Para penonton tampak terpukau menyaksikan keindahan dan keragaman budaya yang ditampilkan di atas panggung.

Penampilan yang tak kalah memukau datang dari ibu ketua daerah kami, Ibu Asti Kristomei, yang dengan penuh percaya diri memperagakan kain tapis Lampung. Busana yang dikenakan memancarkan keanggunan sekaligus kekayaan budaya Lampung, dengan detail sulaman emas yang khas dan sarat makna. Kehadirannya di atas panggung berhasil menarik perhatian dan mendapatkan apresiasi meriah dari para penonton.
Fashion show ini tidak hanya menjadi ajang hiburan, tetapi juga sarana untuk memperkenalkan kekayaan budaya Indonesia kepada masyarakat luas. Keberagaman yang ditampilkan menjadi bukti bahwa Indonesia memiliki warisan budaya yang sangat kaya dan patut untuk terus dilestarikan. Momen ini juga menjadi kesempatan bagi para peserta untuk menunjukkan kreativitas serta kebanggaan terhadap daerah masing-masing.
Keseruan mencapai puncaknya pada acara penutupan (closing ceremony). Penampilan tari rampak gendang dari Kopassus berhasil memukau seluruh pengunjung yang hadir. Gerakan yang kompak, ritme yang energik, serta semangat para penari menciptakan suasana yang meriah dan penuh semangat.
Secara keseluruhan, hari ketiga sekaligus hari terakhir pameran Persit Bisa 2 berlangsung dengan sukses dan meninggalkan kesan mendalam bagi para pengunjung. Antusiasme yang tinggi, produk yang menarik, serta rangkaian acara yang kreatif menjadikan pameran ini sebagai pengalaman yang tak terlupakan.
Iwandi.