Popular Posts

TNI dan Warga Kompak Bangun Jembatan Gantung Pagaruyung Kecamatan Batik Nau, Kini Telah Sampai 69% Tahap Pembangunan

Bengkulu Utara,jejakkasus.site – Selasa 12 Mei 2026, pemerintah desa Pagaruyung nampak sangat antusias dalam kebersamaan kerja gotong royong terlihat kuat dalam proses pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda di Desa Pagaruyung bersama TNI.

Proyek yang menjadi harapan utama masyarakat untuk membuka akses antarwilayah kini telah mencapai progres 69 persen dan memasuki tahap krusial pemasangan kabel baja utama (sling).

Dalam kegiatan di lokasi pembangunan, personel TNI dari satuan teritorial setempat tampak bekerja bahu-membahu bersama warga desa melakukan penarikan kabel baja utama yang menjadi penopang utama konstruksi jembatan gantung. Suasana penuh kekompakan dan semangat kerja sama mewarnai proses pembangunan tersebut.

Kehadiran TNI di tengah masyarakat tidak hanya mempercepat pengerjaan proyek, tetapi juga memperkuat sinergi antara aparat dan warga dalam mendukung pembangunan infrastruktur desa.

Tahapan pekerjaan saat ini difokuskan pada pemasangan dan pengaturan tegangan kabel baja utama agar terpasang secara presisi pada menara besi (pylon) yang telah berdiri kokoh.

Selain itu, aspek keamanan konstruksi juga menjadi perhatian utama. Personel di lapangan melakukan pengawasan ketat terhadap setiap sambungan rantai dan sling baja guna memastikan seluruh komponen memenuhi standar keamanan jembatan gantung.

Antusiasme masyarakat Desa Pagaruyung terlihat tinggi dalam mendukung pembangunan jembatan tersebut. Warga secara sukarela ikut membantu tenaga di lapangan demi mempercepat penyelesaian proyek.

Salah seorang warga mengaku kehadiran TNI memberikan semangat tambahan bagi masyarakat, “Kami merasa sangat terbantu dengan kehadiran bapak-bapak TNI. Dengan kerja bersama seperti ini, pekerjaan yang berat terasa lebih ringan. Kami berharap jembatan ini segera selesai dan bisa dimanfaatkan masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan Jembatan Gantung Perintis Garuda merupakan bagian dari upaya membuka keterisolasian akses masyarakat di wilayah Pagaruyung. Setelah tahap pemasangan kabel utama selesai, sisa pekerjaan sekitar 31 persen akan difokuskan pada pemasangan lantai jembatan serta jaring pengaman.

Keberadaan jembatan ini nantinya diharapkan menjadi akses utama bagi pelajar, petani, dan masyarakat umum dalam beraktivitas sehari-hari. Selain mempermudah mobilitas, jembatan tersebut juga akan membantu warga mengangkut hasil perkebunan tanpa harus menyeberangi sungai secara manual atau memutar melalui jalur yang jauh.

Iwandi.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *