LAMPUNG, PRINGSEWU – Dewan Pengurus Cabang (DPC) Asosiasi Wartawan Internasional (ASWIN) Kabupaten Pringsewu memberikan kritik keras terhadap penyusunan Rencana Kerja dan Anggaran (RKA) maupun Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) khususnya pada bagian Sekretariat DPRD Kabupaten Pringsewu untuk tahun anggaran 2025,sabtu, 11/04/2026.
Menurut pihak DPC ASWIN, alokasi anggaran yang disusun terlihat tidak rinci, tidak transparan, dan terkesan “mengambang” atau tidak jelas arah penggunaannya. Hal ini menimbulkan kekhawatiran terkait efektivitas dan akuntabilitas pengelolaan keuangan daerah yang bersumber dari uang rakyat.
“Kami melihat ada beberapa pos anggaran yang penulisannya terlalu umum dan tidak spesifik. Padahal, dalam penganggaran yang baik, setiap rupiah harus memiliki kejelasan tujuan, volume, dan manfaatnya,” ujar perwakilan DPC ASWIN Pringsewu, belum lama ini.
Organisasi ini menilai bahwa kurangnya kejelasan dalam penyusunan anggaran berpotensi menimbulkan masalah di kemudian hari, mulai dari inefisiensi hingga potensi penyimpangan dalam penyerapan anggaran. Oleh karena itu,DPC ASWIN mendesak agar Sekretariat DPRD Kabupaten Pringsewu segera melakukan perbaikan, memperjelas rincian setiap program dan kegiatan, serta memastikan bahwa anggaran tersebut benar-benar berpihak pada kepentingan masyarakat.
“Kami berharap agar perangkat daerah terkait dapat lebih teliti dan transparan. Jangan sampai anggaran yang besar namun output dan outcome-nya tidak terlihat jelas manfaatnya bagi masyarakat Pringsewu,” tegasnya.
Selain itu, DPC ASWIN juga berharap agar Badan Anggaran (Banggar) dan Komisi-komisi di DPRD serta pihak Eksekutif dapat lebih ketat dalam melakukan verifikasi dan pembahasan anggaran, sehingga tercipta tata kelola pemerintahan yang bersih, efektif, dan dapat dipertanggungjawabkan.






