Pringsewu Lampung,jejakkasus.site – Realisasi Dana Desa (DD) Tahun 2024 di pekon Sinar mulya ,kecamatan Banyumas,kabupaten Pringsewu ,Lampung diduga ada yang fiktif dan di mark up oleh oknum kepala pekon (kapekon)setempat.
Adapun anggaran DD tahun 2024 yang diduga fiktif serta di mark up oleh oknum kapekon setempat AA yakni program bedah rumah bagi Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) senilai Rp 10.000,000,- disusun 3, Pelatihan Bimteki Pertanian dan Peternakan senilai Rp 10.314.000.
“Pembangunan RTLH itu direalisasikan ia mengetahui memang ada tapi Setau Saya Bantuan Bedah Rumah itu Dari Dinas Bukan dari Pekon” ungkap Warga saat dikonfirmasi di Kediamanya Senin 5/1/2026
Program lainnya yang diduga fiktif yakni Pelatihan Bimtek Pertanian dan Peternakan yang disampaikan Sekretaris Pekon Amirudin dirinya mengatakan selama tahun 2024 tidak pernah mengadakan pelatihan Bimtek Pertanian /Peternakan
“Selama tahun 2024 kami tidak pernah mengadakan pelatihan Bintek Pertanian Atau Peternakan”” kata Sekdes Amirudin saat di konfirmasi di Kantor pekon setempat Selasa(6/1/2026)
Adapun realisasinya DD tahun 2024 yang diduga di mark up oleh oknum kapekon AA yakni terkait Pembayaran Memorandum of Understanding(MOU) Publikasi Media dan pembuatan Baliho Senilai Rp 102.469.000.-
“anggaran Untuk MOU Publikasi Media Sekitar Rp 50 juta dan untuk pembuatan Baliho ukuran Lebar 3 meter panjang 10 meter”” lagi lagi ungkap Sekretaris Pekon Aminudin
Selanjutnya anggaran
perayaan hari besar agama dianggarkan Rp 20,000,000,- dari DD tahun 2023 tahap 2 berdasarkan keterangan kadus dan kaur perencanaan mengatakan dari pihak pekon hanya menyediakan untuk keseniannya saja konsumsi dan lain lain dari masyarakat
“Hanya dianggarkan Rp 20 ,000,000,- untuk keseniannya aja hanya dikeluarkan ro 13 ,000,000,-” katanya .Rabu (11/09/2024)
Untuk yang terakhir yakni pembangunan pos rond 3 x 4 menghabiskan anggaran Rp 13,000,000,- sumber DD tahun 2023 tahap 1 sementara dana yang dihabiskan untuk membuat pos ronda tersebut menurut keterangan kadus 8 paling habis Rp 5,000,000,-
“Pembuatan pos ronda itu paling habis 5 juta ini kan dianggarkan cukup besar sampai Rp 13.000,000,-“pungkasnya.
Pepi.






